Kursus Masak Chinese Food, Why Not?

Chinese food telah masuk ke tanah air sejak jaman kerajaan dulu. Namun penyebarannya pada saat itu tidaklah semasif seperti sekarang. Mungkin karena pada jaman dulu setiap keluarga memiliki kebiasaan memasak sendiri dan tidak ada yang membuka restoran, khususnya restoran chinese.

Secara visual chinese food memiliki penampakan yang cukup menggiurkan bagi siapapun yang melihatnya. Akan tetapi persoalan halal atau tidaknya kerap kali menjadi masalah enggannya masyarakat mencoba chinese food. Ini disebabkan oleh mayoritas masyarakat orang Indonesia yang memeluk agama Islam.

Akan tetapi di jaman sekarang sepertinya tidak perlu terlalu khawatir akan hal semacam itu. Karena sebenarnya kita bisa memasak chinese food sendiri dan mengganti bahannya agar menjadi halal untuk disantap. Mempelajari memasak chinese food sekarang tidaklah sesulit jaman dulu.

Minat Masyarakat Terhadap Chinese Food

Masakan Cina telah masuk sejak lama di Indonesia
Masakan Cina telah masuk sejak lama di Indonesia

Seperti yang kita semua ketahui, masyarakat Indonesia memiliki sikap konsumtif yang luar biasa. Apapun yang baru pasti orang kita selalu ingin mencoba. Begitu juga dengan Chinese Food, minat masyarakat terhadap masakan yang satu ini pun meningkat sejak menjamurnya restoran chinese food.

Restoran Chinese Food di tanah air tidak pernah sepi peminat. Pelanggan para resto chinese food tidak terbatas hanya kepada satu kalangan saja. Pasar mereka cukup luas, dari mulai langganan tetap hingga pelanggan baru. Orang keturunan tionghoa maupun non tionghoa, semua memiliki ketertarikan terhadap masakan cina.

Ini merupakan hal yang cukup mengagumkan, menggingat kuliner dua negara asia lainnya (jepang dan korea) belum mampu meraih pasar seluas masakan cina/chinese food. Tentu kita semua telah mengetahui bagaimana masakan jepang dan korea yang hanya mampu merangkul kalangan ekonomi menengah keatas.

Akan tetapi, ada satu yang menjadi kendala menyebarkan chinese food di tanah air. Yaitu bahan tidak halal yang kerap digunakan (seperti daging babi misalnya). Secara tidak langsung ini tentu mempengaruhi penyebarannya. Namun dengan sedikit sentuhan kreatifitas, kini banyak sekali chinese food yang menyandang status halal.

Belajar Memasak Chinese Food di YXGK Serpong

Belajar memasak Chinese Food di YXGK Serpong
Belajar memasak Chinese Food di YXGK Serpong

Kursus memasak masakan cina/chinese food mulai menjamur di Indonesia. Biasanya tempat kursus tersebut menyediakan paket belajar. Disinilah yang membedakan YXGK Serpong dengan yang lain. Kami memberikan keleluasaan bagi Anda yang ingin mengikuti kursus masak Chinese Food tanpa paket.

 

Untuk metode pembelajaran yang digunakan, YXGK Serpong tidak jauh berbeda dengan tempat kursus memasak lainnya. Hanya saja untuk tenaga pengajar disini kami memiliki kelebihan dibanding dengan tempat lain. YXGK Serpong menggunakan koki ahli yang didatangkan langsung dari negeri Cina.

Tentu ini akan sangat membedakan hasil masakan ketimbang dimasak oleh koki yang bukan orang asli tionghoa. Seperti halnya rendang yang dimasak oleh orang padang langsung tentu akan terasa lebih nikmat bukan? Otentik, inilah yang kami kedepankan untuk memberikan yang terbaik bagi murid-muris YXGK Serpong.

Selain itu, kami juga mengadakan banyak sekali event tentang memasak khususnya chinese food. Melalui event-event ini, para murid akan mendapatkan pengetahuan yang lebih luas tentang Chinese Food. Tidak hanya sebatas teknik memasaknya saja, melainkan juga sejarah, budayanya dan masih banyak lagi.

Bagi anda yang berminat untuk mengikuti kelas kami, bisa langsung mengunjungi tempat kami di alamat yang tertera di website ini. Anda juga bisa menghubungi terlebih dahulu jika ingin mengetahui info yang lebih detail tentang YXGK Serpong