Belajar Melukis Bersama YXGK Serpong

Kegiatan seni, apapun itu, di Indonesia masih kurang mendapat apresiasi dari masyarakat luas. Pola pikir masyarakat yang masih menganggap bahwa menjadi pelukis tidak bisa menjamin kehidupan yang layak membuat pekerjaan sebagai seniman, khususnya seniman pelukis masih dianggap sebelah mata. Sebisa mungkin orang tua tidak ingin anaknnya menjadi seniman.

Padahal jika kita membuka mindset kita, tidak ada yang salah dengan menjadi seniman. Menurut saya, justru orang dengan bakat seni luar biasa namun malah bekerja sebagai pegawai kantoran biasa, itulah yang bahaya. Tuhan memberikan bakat, dan kita tidak mengasah dan memanfaatkannya, malah justru menyia-nyiakannya.

Oleh karena itu, sedikit pesan saya bagi para orang tua. Jangan pernah mematikan minat anak anda terhadap seni. Apabila mampu, maka dukunglah, apabila tidak ya setidaknya jangan mematikan hasrat anak anda. Karena jika sudah terbiasa menerapkan mind-block semacam itu, anak anda takan menjadi sulit untuk survive dalam bidang apapun.

Mengasah Bakat Seni di YXGK Serpong

Banyak sekali yang beranggapan bahwa kemampuan seni 100% bergantung kepada bakat. Padahal satu hal yang perlu anda ketahui bahwa ‘Bakat hanya memiliki presentasi 10% dalam menentukan kesuksesan’. Sisanya anda hanya harus tekun mengasah kemampuan tersebut.

Begitulah yang kami lakukan di YXGK Serpong. Kami merupakan sanggar (atau mungkin anda lebih akrab dengan istilah tempat kursus) seni. YXGK Serpong memiliki banyak sekali murid yang sangat memiliki ketertarikan di bidang seni terutama seni lukis.

Tidak semua anak di YXGK Serpong memiliki kemampuan seni  yang menonjol pada awalnya. Namun berkat ketekunan mereka dalam mengasah kemampuan mereka membuat mereka kini memiliki kemampuan melukis yang jauh lebih baik dibandingkan saat mereka baru mendaftar.

Tips Mengasah Bakat Seni (Melukis)

Untuk bisa mengembangkan kemampuan seni anda (khususnya melukis) berikut adalah cara-cara yang biasa diterapkan oleh siswa YXGK Serpong:

  • Latihan
    Luangkanlah waktu selama satu jam atau lebih setiap harinya untuk mendedikasikan diri Anda hanya untuk melatih teknik Anda. Berfokuslah terutama pada bidang-bidang yang menjadi kelemahan utama Anda, tetapi bangunlah juga kekuatan Anda.
  • Mulai Dari Yang Disukai
    Pilihlah satu subjek yang memiliki makna bagi Anda dan ingin Anda gambar dengan baik. Mulailah dengan subjek yang mudah hingga subjek yang lebih sulit dan rumit. Berlatihlah menggambar menggunakan hitungan waktu. Kemudian berhentilah saat pengatur waktu berbunyi, walaupun lukisan Anda belum selesai.
  • Gunakan Beragam Media
    Mulailah dengan pensil, lalu beralihlah ke arang, pensil warna, pastel, cat, apa pun yang menarik bagi Anda. Jangan pernah takut untuk mencoba peralatan atau teknik yang baru.
  • Mintalah Kritik
    Jelaskan bahwa Anda menginginkan pendapat yang jujur, bukan hanya pendapat yang halus seperti “Aku sayang kamu, jadi semua yang kamu lakukan sangat bagus”. Jangan sampai tertukar antara kritik profesional dan kritik pribadi, terutama jika si pemberi kritik adalah orang yang tidak peduli jika Anda menjadi seorang seniman.
  • Kembangkan Gaya
    Lakukan hal ini dengan belajar melukis dan menggambar subjek kesukaan Anda dalam semua cara yang dilakukan setiap pelukis kesukaan Anda. Semakin Anda mempelajari teknik dan memahami hasrat seni Anda, akan semakin muncul gaya Anda.
  • Produktif
    Agar karya Anda dapat masuk ke dalam galeri, Anda harus memiiki portofolio berisikan karya terbaik Anda. Usahakan agar karya Anda tersedia dalam berbagai format yang memungkinkan, agar tidak ada batasan bagi pemilik galeri atau pendukung seni yang tertarik untuk melihat karya Anda.